Cara Mengatasi Demam Pada Anak Setelah Vaksinasi

  • Bagikan
Dok. foto alodokter.com
Dok. foto alodokter.com

MEDIASOSIALITA.COM, JAKARTA – Setelah menjalani vaksinasi atau imunisasi, beberapa anak mungkin akan mengalami efek samping ringan salah satunya berupa demam, Kondisi ini wajar terjadi.

Anda dapat melakukan beragam cara untuk mengatasi ketidak nyamanan ketika anak demam setelah vaksinasi. Perlu diketahui, demam bukanlah penyakit. Demam merupakan gejala, bisa akibat infeksi virus, seperti yang umum dialami penderita COVID-19, infeksi bakteri, peradangan, ataupun reaksi pascavaksinasi.

Cara Mengatasi Demam setelah Vaksinasi pada Anak

Hal ini karena demam membuat tubuh kehilangan cairan lebih banyak daripada biasanya. Semakin tinggi suhu tubuh, semakin banyak pula cairan yang dibutuhkan tubuh.

Oleh karena itu, pastikan kebutuhan cairan anak harus terpenuhi saat demam agar ia dapat terhindar dari dehidrasi. Dehidrasi tidak hanya berarti tubuh kehilangan cairan, tetapi juga elektrolit dalam tubuh, seperti garam dan kalium yang penting untuk beragam fungsi tubuh.

Untuk mencegah dehidrasi, Anda bisa memberikan Si Kecil minuman elektrolit untuk mengganti mineral yang hilang dengan cepat. Sementara untuk mengatasi ketidak nyamanan akibat demam, Anda bisa melakukan cara-cara berikut:

• Kenakan pakaian yang tipis dan menyerap keringat
• Hindari memakai pakaian berlapis atau menutupi tubuhnya dengan selimut tebal, karena dapat memicu kenaikan suhu tubuh
• Berikan kompres air hangat di kening
• Jaga suhu kamar tidak terlalu panas dan tidak terlalu dingin

Demam juga dapat diredakan dengan obat pereda demam, seperti paracetamol. Namun, umumnya demam tidak perlu ditangani dengan pemberian obat, terutama jika anak masih aktif dan mau makan atau minum.

Ingat, selalu konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter sebelum memberikan obat apa pun kepada anak. Meskipun demam tidak selalu menandakan kondisi yang serius, waspadai jika Si Kecil mengalami peningkatkan suhu tubuh seperti berikut:

• Suhu tubuh yang diukur melalui dubur mencapai 38°C atau lebih pada anak usia kurang dari 3 bulan
• Suhu tubuh 39°C atau lebih pada semua usia anak

Selain memantau suhu tubuhnya, segera periksakan anak ke dokter bila muncul gejala lain yang menyertai demam, seperti:

• Menolak makan, minum, atau menyusu
• Demam tidak kunjung reda setelah 1 hari pada anak usia kurang dari 2 tahun, atau 3 hari pada anak usia 2 tahun atau lebih
• Sering demam, meski hanya berlangsung selama beberapa jam
• Diare atau muntah berkepanjangan
• Ruam kulit
• Dehidrasi yang ditandai dengan jarang buang air kecil, tidak mengeluarkan air mata saat menangis, atau tampak lemas

Anda juga harus segera mencari pertolongan medis bila demam pada anak disertai gejala yang lebih serius, seperti tidak berhenti menangis, sesak napas, kejang, ubun-ubun bayi terlihat cekung, dan penurunan kesadaran.

Sikapi demam setelah vaksinasi dengan tenang. Namun, tetap pantau kondisi anak dan waspadai munculnya tanda dehidrasi atau kegawatdaruratan lainnya. (*alodokter.com)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.